Pentingnya Memahami Talenta Anak Bagi Seorang Guru

Pendidikan sekolah tak hanya sekadar mendorong anak agar memiliki nilai yang bagus. Seorang guru juga harus berupaya bisa mengenali talenta yang ada pada diri anak. Tidak hanya mengenali, kemampuan memahami talenta anak bakal berdampak positif pada aktivitas belajar di sekolah.

Seorang guru harus tahu, bahwa setiap anak memiliki kelebihannya tersendiri. Kelebihan tersebut bisa saja berkaitan erat dengan talenta yang mereka punyai. Selanjutnya, guru bisa melakukan aktivitas belajar dengan mempertimbangkan talenta anak. Pada akhirnya, hal tersebut bakal bisa membuat aktivitas belajar anak jadi lebih menyenangkan.

Lalu, bagaimana cara seorang guru dalam mengenali talenta anak di sekolah? Ada 5 metode yang bisa dilakukan, yakni

1. Mengamati hobi siswa

Cara pertama yang bisa dilakukan oleh guru untuk mengetahui talenta siswa adalah dengan mengetahui hobi. Apalagi, biasanya hobi yang dimiliki seseorang memiliki keterkaitan dengan talenta yang dimiliki.

2. Menanyakan hal yang paling disukai oleh siswa

Langkah kedua, guru juga dapat menanyakan hal-hal yang membuat anak tertarik serta passion yang dimiliki. Seperti halnya hobi, rasa tertarik serta passion yang dimiliki oleh anak, punya keterkaitan erat dengan talenta anak. Apalagi, ketika seorang anak melakukan sebuah aktivitas dengan begitu antusias dan bersemangat.

3. Mengadakan kompetisi dan pertunjukan

Guru juga dapat mengetahui talenta anak dengan mengadakan kompetisi serta pertunjukan. Kompetisi serta pertunjukan tersebut, dapat menjadi ajang para siswa untuk memperlihatkan kemampuannya.

4. Mendorong anak untuk bebas berekspresi

Pertimbangkan untuk memperbanyak aktivitas di luar kelas. Pada kegiatan di luar kelas tersebut, guru bakal bisa melihat tingkah laku para siswa dengan lebih jujur. Terkadang, siswa yang terlihat diam di dalam kelas, bisa jadi bersikap begitu cerita saat di luar ruangan. Oleh karena itu, guru perlu mendorong agar siswa dapat memperlihatkan ekspresinya secara bebas tanpa ada justifikasi.

5. Mengadakan ekstrakurikuler mata pelajaran tertentu

Terakhir, guru perlu juga mengadakan ekstrakurikuler untuk mata pelajaran tertentu. Sebagai contoh, ekstrakurikuler fisika, kimia, ataupun matematika. Biar kegiatan ekstrakurikuler jadi lebih menarik, perbanyak praktik langsung di lapangan. Di waktu yang sama, ekstrakurikuler ini juga bisa dipakai sebagai persiapan untuk menghadapi olimpiade.

 

Komentar